Jumlah ismiyyah terdiri dari mubtada dan khobar.

Mubtada adalah isim yang tidak didahului amil lafdzi (kana, inna, dzonantu, dll). Mubtada pasti berupa isim dan dia marfu'.

Khobar adalah yang melengkapi makna mubtada dan dia marfu'.


Contoh:

العَلِمُ نَافِعٌ

العلم adalah mubtada, نافع adalah khobar

العلم : مُبْتَدَأٌ مرفوع وعلامة رفعه الضمة

نافع : خَبَرٌ مرفوع وعلامة رفعه الضمة


هَذَا سِبَوَيْهِ

هذا : اسم الإِشَارَة مبني على السكون في مَحَلِّ رَفعٍ مُبتَدَأ

سبويه : اسم مبني على السكون في محل رفع خَبَر


Khobar bisa berupa:

1. Isim mufrod

Maksudnya bukan isim yang secara bilangan jumlahnya 1, namun maksudnya berupa 1 kata.

Contoh: القَمَرُ مُنِيرٌ

2. Shibhul jumlah

Gabungan kata yang menyerupai jumlah (kalimat), tapi bukan kalimat sempurna.

Contoh: القَمَرُ في السَّمَاءِ

3. Jumlah (kalimat)

- Jumlah fi'liyyah

- Contoh: 

القَمَرُ يُنِيرُ السَّمَاءَ

القمر : مُبْتَدَأٌ مرفوع وعلامة رفعه الضمة

ينير : فعل مضارع مرفوع وعلامة رفعه الضمة

والجُملَةُ الفِعلِيَّة فِي مَحَلِّ رَفعٍ خَبَر

السماء : مفعول به منصوب وعلامة نصبه الفحة

*Jumlah fi'liyyah hanya yang berwarna merah. Karena jumlah fi'liyyah hanya butuh fi'il dan fail. Oleh karenanya, kita jelaskan i'rob jumlah fi'liyyah setelah mengi'rob ينير, bukan setelah mengi'rob السماء.


القَمَرُ نُورُهُ جَميْلٌ

القمر : مبتدأ أَوَّل مرفوع وعلامة رفعه الضمة

نوره : مبتدأ ثَانٍ مرفوع وعلامة رفعه الضمة, وهُوَ مُضَاف

والهَاءُ ضمير مُتَّصِلٌ مبني على الضم في محل جرٍّ مُضَاف إِلَيهِ

جميل : خبر ثَانٍ مرفوع وعلامة رفعه الضمة

والجملة الاسمية في محل رفع خبر أَوَّل

*Ketika khobar berupa jumlah ismiyyah, maka khobar dan mubtada menjadi bertingkat.
Mubtada di awal kalimat kita sebut mubatada awwal (pertama), mubtada di dalam jumlah ismiyyah kita sebut mubtada tsanin (kedua).
Khobar berupa jumlah ismiyyah kita sebut khobar awwal (pertama), khobar di dalam jumlah ismiyyah kita sebut khobar tsanin (kedua).


Views: 2
Last updated: 2025-06-09 10:54:55