Fi'il Amr

Cara mengubah fi'il mudhori ke fi'il amr dengan menghapus ت di awal kata (huruf mudhoro'ah (huruf awal pada fi'il mudhori (أ, ن, ي, ت))), jika wazan ف berharokat sukun, lalu tambah hamzah washol di awal kata. Setelah itu sukunkan huruf terakhir.

تَفْعُلُ --> اُفْعُلْ

تَفْعِلُ --> اِفْعِلْ

تَفْعَلُ --> اِفْعَلْ

Hamzah washol berharokat dhommah, jika ع wazan berharokat dhommah.

Hamzah washol berharokat kasroh, jika ع wazan berharokat kasroh/ fathah.


Jika ع wazan bukan berharokat sukun, maka tidak perlu menambah hamzah washol di fi'il amr.

تُشَاهِدُ --> شَاهِدْ


Tanda-tanda mabni pada fi'il amr:

1. مبني على حَذْفِ النُّون

- Mabni berdasarkan dihapusnya nun

- Contohnya pada perubahan fi'il mudhori menjadi fi'il amr pada af'alul khomsah, yaitu selain dihapus huruf awal dan diganti hamzah washol jika perlu, juga dihapus huruf nun di akhir kata.

    تَقْتُلَانِ --> اُقْتُلَا

    تَقتُلُونَ --> اُقْتٌلُوا  

      Penambahan alif untuk harokat akhir dhommah lalu و, adalah untuk menandakan bahwa ini adalah و jama'ah (menandakan jama'), dan bukan و asli.

    تَقْتُلِينَ --> اُقْتُلِيْ


2. مبني على حذف حَرْفِ العِلَّة

- Mabni berdasarkan dihapusnya huruf illah

- Huruf illah adalah ا, و, ي

- Fi'il ada 2 macam:

  - Fi'il shohih akhir (diakhiri selain huruf 'illah)

  - Fi'il mu'tal akhir (diakhiri huruf 'illah)

- Fi'il mudhori mu'tal akhir jika dijadikan fi'il amr, selain dihapus huruf awal dan diganti hamzah washol jika perlu, juga dihapus huruf 'illahnya

- Contoh:

    تَدْعُو --> اُدْعُ

    تَرْمِي --> اِرْمِ

    تَغْزُو --> اُغْزُ


3. مبني على الفَتْحِ

- Contohnya pada nun taukid, yaitu ada 2 macam

a. Al khofifah / ringan (نْ)

    Contoh: اسْجُدَنْ

b. Ats Tsiqol / berat (نَّ)

    Contoh: اسْجُدَنَّ

- Tanda mabni dilihat di harokat sebelum nun taukidnya.


4. مبني على السٌّكُون

- Jika selain 3 tadi, maka masuk ke sini

- Contoh: اسْجُدْ, سِوَى

Views: 6
Last updated: 2025-06-09 09:19:33